eksekusi pembongkaran sedikitnya 60 kios ilegal selama sepanjang jalan inspeksi kalimalang, kota bekasi, jawa barat, diwarnai bentrokan antara aparat juga penghuni bangunan.
"siapa bilang website saya ini ilegal. saya meminta pajak semua tahun juga sudah mendapatkan izin dari lurah," ujar abdullah (40), penghuni kios web upaya-upaya bengkel, jumat.
kericuhan tersebut dipicu oleh penolakan puluhan penghuni kios saat alat berat milik pemerintah mencoba menghancurkan bangunan permanen juga semi permanen dan berjajar pada pinggiran kalimalang, kelurahan margahayu, bekasi timur.
puluhan penghuni serta membakar sejumlah ban di tengah badan jalan inspeksi kalimalang sebagai visualisasi daripada kekesalan mereka pada aparat.
akibatnya, arus 2012 lintas daripada arah tambun, kabupaten bekasi, jawa barat, menuju tol timur, kota bekasi, mengalami ketersendatan, begitupun arus sebaliknya.
sejumlah kios yang dibongkar nampak membeli plang info hiburan karaoke, biliard, panti pijat, bengkel, kios bunga, penitipan motor, penjualan pulsa, rumah makan, dan lainnya.
"para penghuni ini melanggar peraturan daerah nomor 10 tahun 2011 perihal k3," tutur kepala satpol pp kota bekasi, yayan, ketika memimpin pembongkaran.
menurutnya terkandung sekitar 60 kios selama sepanjang area itu dan sebelumnya telah memperoleh dana kerohiman untuk kompensasi atas penghancuran itu.
"90 persen selama antaranya mengambil dana kerohiman itu. sedangkan dan menolak, merasa kompensasi yang kita punya tak bersesuaian," ujarnya.
upaya pembongkaran itu, papar dia, sudah dilaksanakan sesuai prosedur, yakni melalui surat pemberitahuan sebanyak tiga kali sejak maret 2013 2012.
"lokasi mereka melanggar garis sempadan jalan. jika banyak pelebaran badan jalan, adanya bangunan ini sangat mengganggu ketertiban," ujarnya.